Jombang (beritajatim.com) - Volume
kendaraan yang melewati jalan tol Jombang - Mojokerto (Joker) seksi 1
pada arus mudik 2016 diprediksi mengalami peningkatan hingga 200 persen.
Jika dihitung jumlah kendaraan, mencapai 5000 hingga 6000 unit per
hari.
"Pada hari biasa trafic kendaraan yang melintas di tol Joker sekitar
1700 unit per hari. Namun untuk arus mudik lebaran kami memprediksi akan
ada peningkatan hingga 200 persen atau 5000 hingga 6000 kendaraan per
hari," ujar Supervisor Gerbang Tol Joker, Rivan Tamani, Jumat
(24/6/2016).
Rivan menjelaskan, berkaca pada tahun sebelumnya, arus mudik yang
melewati tol Joker juga mengalami peningkatan. Untuk tahun ini, menurut
Rivan, tidak jauh beda. Pergerakan arus lalu lintas akan terlihat pada
H-5 lebaran dan mencapai puncaknya H+2. Sedangkan arus balik akan
terjadi hingga H+5 lebaran.
"Jika hari biasa, pendapatan sekitar Rp 20 juta per hari. Namun saat
arus mudik bisa meningkat tajam karena volume kendaraan juga meningkat.
Selama arus mudik dan balik, bisa Rp 60 juta per hari," katanya merinci.
Karena prediksi peningkatan arus itulah, PT MHI (Marga Harjaya
Infrastruktur) sebagai pengelola tol sudah menyiapkan segala kebutuhan
untuk pelayanan konsumen. Di antaranya menyiapkan uang receh pecahan Rp
500, dengan total sebesar Rp 25 juta. Uang tersebut untuk kembalian dan
juga menghindari antrean. Kesiapan lainnya adalah menyediakan tiga unit
mobil derek, dua unit mobil patroli, serta ambulan dan mobil rescue
masing-masing satu unit.
Tol Joker seksi 1 terbentang mulai Kecamatan Bandar Kedungmulyo
hingga Kecamatan Tembelang, Jombang atau sepanjang 14,7 kilometer. Bagi
pemudik dari arah Jawa Tengah, Nganjuk, Kediri menuju Surabaya, Lamongan
dan Tuban bisa memilih jalur ini untuk menghindari kemacetan sepanjang
by pass Jombang dan dalam kota Jombang. Pemudik bisa masuk melalui
gerbang tol Bandar, yang terletak di Desa Kayen, Kecamatan Bandar
Kedungmulyo.
"Demikian juga sebaliknya. Bagi pemudik dari arah Tuban dan Lamongan
yang menuju arah Nganjuk melalui Ploso, bisa memilih jalur tersebut
untuk menghindari kepadatan arus lalu lintas. Pemudik dari Lamongan bisa
masuk melalui gerbang tol Jombang yang berada di Desa Pesantren,
Kecamatan Tembelang," pungkas Rivan.
0 comments:
Post a Comment